PT SMAS Mobility Indonesia
← BackFleet Management

Armada Kendaraan Indonesia Sambut Pertumbuhan, Leasing, dan Elektrifikasi di 2026

Arval Fleet & Mobility Barometer 2026: Indonesia Key Highlights

Arval Mobility Observatory Fleet & Mobility Barometer 2026 mengungkapkan pandangan optimis di kalangan pelaku bisnis Indonesia. Perusahaan-perusahaan kini tengah bersiap untuk pertumbuhan armada, mempercepat adopsi operational leasing (sewa guna usaha operasional), mengeksplorasi elektrifikasi, dan berinvestasi dalam teknologi kendaraan terhubung. Keberlanjutan, optimalisasi biaya, dan mobilitas karyawan muncul sebagai prioritas utama yang membentuk masa depan mobilitas korporat di Indonesia.

Pasar armada korporat Indonesia tetap tangguh dan optimis, di mana 94% perusahaan memperkirakan jumlah armada mereka akan tetap stabil atau tumbuh dalam tiga tahun ke depan. Hal ini mencerminkan kepercayaan diri terhadap ekspansi bisnis dan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat.

Pertumbuhan Armada Tetap Kuat

  • 25% perusahaan memperkirakan pertumbuhan armada dalam tiga tahun ke depan.
  • Ekspektasi pertumbuhan ini sejalan dengan rata-rata wilayah Asia-Pasifik, yang menunjukkan kepercayaan pasar yang berkelanjutan.

Operational Lease Semakin Diminati

  • 37% bisnis telah menggunakan operational lease sebagai metode pembiayaan armada utama mereka.
  • 49% berencana untuk memperkenalkan atau meningkatkan penggunaan operational lease, angka yang melampaui rata-rata Asia-Pasifik.
  • Perusahaan menilai operational lease sangat bermanfaat untuk pembaruan kendaraan, efisiensi biaya, dan pengelolaan armada yang lebih terprediksi.

Elektrifikasi Armada Terus Berkembang

  • 34% perusahaan telah mengadopsi atau sedang mempertimbangkan penggunaan kendaraan penumpang bertenaga listrik.
  • Infrastruktur masih menjadi tantangan utama, di mana 77% responden menyebutkan ketersediaan tempat pengisian daya sebagai hambatan utama adopsi EV.
  • Meskipun ada kendala, 98% perusahaan sedang merencanakan atau telah menerapkan kebijakan pengisian daya listrik.

Ekspansi Armada Terhubung (Connected Fleets)

  • 43% perusahaan di Indonesia telah mengoperasikan kendaraan terhubung, angka ini berada di atas rata-rata Asia-Pasifik yang sebesar 38%.
  • Minat terhadap data telematika semakin meningkat, dengan 53% perusahaan mempertimbangkan penggunaan wawasan berbasis data di masa depan untuk meningkatkan kinerja, keselamatan, dan efisiensi armada.

Solusi Mobilitas Menjadi Kebutuhan Utama

  • 98% perusahaan telah menerapkan atau berencana menerapkan solusi serta kebijakan mobilitas.
  • Daya tarik bagi talenta baru dan ekspektasi karyawan menjadi pendorong besar, di mana 51% mengidentifikasi kebutuhan HR sebagai motivasi utama.

Prioritas pada Keberlanjutan dan Inovasi

  • Organisasi kini semakin memprioritaskan dekarbonisasi armada, elektrifikasi, praktik berkendara yang bertanggung jawab, serta optimalisasi total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership).
  • 51% menyatakan minat yang kuat terhadap solusi inovatif yang dapat meningkatkan kinerja manajemen armada secara keseluruhan.
Klik disini untuk mengunduh laporan lengkap
Car