2026 Fleet & Mobility Barometer: Peta Global Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
Fleet & Mobility Barometer 2026: Key Highlights
Berdasarkan wawasan dari 10.157 pengambil keputusan armada di 33 negara, Barometer Fleet & Mobility 2026 mengungkapkan bagaimana organisasi mengadaptasi strategi armada dan mobilitas mereka sebagai respons terhadap target keberlanjutan, tekanan biaya, serta ekspektasi karyawan yang terus berkembang.
Pertumbuhan Armada Tetap Positif
- 91% perusahaan memperkirakan ukuran armada mereka akan tetap stabil atau tumbuh dalam tiga tahun ke depan.
- 27% mengantisipasi ekspansi armada, mencerminkan kepercayaan bisnis yang berkelanjutan meskipun di tengah ketidakpastian ekonomi.
Meningkatnya Adopsi Kendaraan Bekas
Sebanyak 45% perusahaan telah memasukkan kendaraan bekas ke dalam armada mereka. Tren ini didorong oleh optimalisasi biaya dan pertimbangan ketersediaan unit.
Elektrifikasi Armada Terus Dipercepat
- 66% organisasi telah menggunakan kendaraan penumpang listrik atau berencana untuk mengadopsinya dalam tiga tahun ke depan.
- Pengurangan dampak lingkungan dan penghematan biaya bahan bakar tetap menjadi pendorong utama elektrifikasi.
Keberlanjutan Menjadi Kepentingan Strategis
- 41% perusahaan telah menetapkan atau sedang mengevaluasi target dekarbonisasi.
- Elektrifikasi armada, manajemen TCO (Total Cost of Ownership), dan kepatuhan terhadap regulasi baru menjadi prioritas utama bisnis.
Solusi Mobilitas Menjadi Arus Utama
- 94% organisasi telah menerapkan atau berencana menerapkan setidaknya satu kebijakan atau solusi mobilitas.
- Anggaran mobilitas (mobility budget), car sharing, ride sharing, dan opsi transportasi alternatif terus mendapatkan momentum.
Ekspansi Manajemen Armada Digital
- 40% perusahaan telah mengadopsi teknologi kendaraan terhubung (connected vehicles).
- Minat terhadap data telematika terus tumbuh untuk mendukung keamanan kendaraan, keselamatan pengemudi, dan efisiensi operasional.
Meningkatnya Permintaan untuk Optimalisasi Armada
- 44% manajer armada mencari solusi yang dapat meningkatkan manajemen kinerja armada.
- Pemeliharaan prediktif, pemantauan real-time, optimalisasi rute, dan platform manajemen armada terintegrasi adalah kapabilitas yang paling dicari.
Model Pendanaan Terus Berkembang
37% perusahaan berencana untuk memperkenalkan atau memperluas skema sewa operasional (operational leasing) dalam tiga tahun ke depan, menunjukkan permintaan yang stabil untuk solusi pendanaan armada yang fleksibel dan berorientasi layanan.
Kesimpulan:
Organisasi global saat ini tengah menyelaraskan target pertumbuhan dengan keberlanjutan dan efisiensi operasional. Strategi ini diwujudkan lewat akselerasi elektrifikasi armada, integrasi teknologi digital, solusi pendanaan yang fleksibel, serta diversifikasi layanan mobilitas.
Klik disini untuk mengunduh laporan lengkap